• header
  • header
  • alaskapala
  • inkai sman 1 cipari

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 1 CIPARI | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 CIPARI

NPSN : 20300596

Jl.MT.Haryono 04 Cipari Cilacap Telp.0280-6226190


info@sman1cipari.sch.id

TLP : 0265656565


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 290895
Pengunjung : 80083
Hari ini : 15
Hits hari ini : 27
Member Online : 10
IP : 3.228.11.9
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • DARTO S.Pd (Guru)
    2020-03-30 07:26:15

    TERMOMETER OPTIK Termometer optik adalah alat pengukur suhu yang memanfaatkan sinar inframerah yang dipancarkan oleh benda. Jika suhu benda menin...
  • Drs BAMBANG SETIAWAN MM (Guru)
    2017-05-04 09:05:37

    Semat dan semoga sukses selalu buat anak-anak ku kelas XII SMAN 1 Cipari yang telah selesai menempuh pendidikan di SMA. Semoga semuan...
  • DARTO S.Pd (Guru)
    2017-03-20 14:09:03

    Apa yang Anda pikirkan?
  • JUMI ANAWATI S.Psi (Guru)
    2016-09-01 15:18:00

    1|2
  • JUMI ANAWATI S.Psi (Guru)
    2016-09-01 15:16:10

    1|1
  • HARDIYANTO TRI KUSWINARNO S.P (Guru)
    2016-03-23 12:41:19

    keadilan yang tertunda atau terlupakan?
  • HARDIYANTO TRI KUSWINARNO S.P (Guru)
    2015-12-10 08:40:54

    Prepare buat bikin wadah kreatifitas siswa...
  • Drs BAMBANG SETIAWAN MM (Guru)
    2015-11-21 17:31:57

    Kebenaran itu akan semakin rumit jika ketakbenaran yang dibenarkan............
  • SALMIZAN S.Pd (Guru)
    2015-11-04 18:35:37

    Apa yang Anda pikirkan?
  • HARDIYANTO TRI KUSWINARNO S.P (Guru)
    2015-11-04 12:32:18

    cipari menunggu hujan........

MEYAKINI ADANYA TUHAN




Ada perbedaan persepsi orang tentang keyakinan akan adanya Tuhan. Persepsi pertama meyakini bahwa manusia itu mulanya tidak mengenal tuhan. tetapi karena kondisi ketidak berdayaannya, maka manusia mencari tempat pelarian atas ketidakberdayaananya. Tempat pelarian tersebut adalah Tuhan. Jadi menurut persepsi ini tihan adalah sesuatu yang fiktif yang diada-adakan oleh akal manusia.

Persepsi kedua menyatakan bahwa sejak awal kehadirannya di dunia ini manusia sudah mengenal Tuhan. hal ini sesuai dengan perspektif agama-agama samawi atau agama wahyu. persepsi kedua ini berlandaskan pada kitab suci yang menyatakan bahwa manusia berasal dari Nabi Adam yang telah mengenal Tuhan sejak awal penciptaannya.

Akan tetapi yang perlu kita sadari adalah bahwa Tuhan itu benar adanya. Tuhan bukanlah rekaan fiktif akal manusia untuk melarikan diri dari ketidak berdayaannya. Lalu Tuhan itu wujudnya seperti apa dan berada di mana ?

Mengenai eksistensi Tuhan tentunya kita tidak dapat menggunakan akal kita yang terbatas. akal kita hanya bisa berfikir tentang apa yang pernah diajarkan atau diinputkan kepadanya. Akal kita diciptakan Tuhan seiring dengan penciptaan diri kita. Oleh karena itu akal kita tidak memiliki kapasitas atau kemampuan atau memiliki ruang yang cukup untuk memahami eksistensi Tuhan yang berupa wujud Tuhan.

Lantas bagaimana kita dapat meyakini eksistensi Tuhan ?

Tuhan melalui kitab suci memberikan panduan bagaimana menumbuhkan keyakinan logis akan eksistensi Tuhan. Dalam kitab suci kita dilarang memikirkan wujud Tuhan, sebab memang melampaui kapasitas fikiran kita. Kitab suci menyatakan bahwa eksistensi Tuhan harus kita cari melalui telaah serius akan ciptaan Tuhan.

Tubuh kita tersusun atas molekul-molekul protein. tapi yang kita fikirkanmengapa molekul-molekul itu dapat bersinkron sehingga tubuh kita dapat bekerja sebagaimana saat ini. molekul-molekul tersebut dapat bersinkron sehingga kita dapat memiliki rasa sedih, gembira, bahagia, marah, jatuh cinta, dan berbagai perasaan lain yang tidak masuk akal.

Keanehan akan kumpulan protein tersebut bahkan membuat kita tercengang. Setiap butiran sel tubuh kita baik itu sel kulit, sel otot, sel usus, semuanya menyimpan catatan tentang diri kita sama persis dan cacatan itu berbeda dengan sel yang diambil dari tubuh orang lain.

sungguh sesuatu yang luar biasa yang hal ini tidak mungkin dapat terjadi tanpa adanya campur tangan sang maha pencipta. 

Bagaimana mungkin aku mendustakan kenyataan ini ? sungguh sudah selayaknya dan seharusnya kita meyakini eksistensi Tuhan.




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas