• header
  • header
  • alaskapala
  • inkai sman 1 cipari

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 1 CIPARI | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 CIPARI

NPSN : 20300596

Jl.MT.Haryono 04 Cipari Cilacap Telp.0280-6226190


info@sman1cipari.sch.id

TLP : 0265656565


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 235548
Pengunjung : 56153
Hari ini : 96
Hits hari ini : 175
Member Online : 9
IP : 54.157.61.68
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • Drs BAMBANG SETIAWAN MM (Guru)
    2017-05-04 09:05:37

    Semat dan semoga sukses selalu buat anak-anak ku kelas XII SMAN 1 Cipari yang telah selesai menempuh pendidikan di SMA. Semoga semuan...
  • DARTO S.Pd (Guru)
    2017-03-20 14:09:03

    Apa yang Anda pikirkan?
  • JUMI ANAWATI S.Psi (Guru)
    2016-09-01 15:18:00

    1|2
  • JUMI ANAWATI S.Psi (Guru)
    2016-09-01 15:16:10

    1|1
  • HARDIYANTO TRI KUSWINARNO S.P (Guru)
    2016-03-23 12:41:19

    keadilan yang tertunda atau terlupakan?
  • HARDIYANTO TRI KUSWINARNO S.P (Guru)
    2015-12-10 08:40:54

    Prepare buat bikin wadah kreatifitas siswa...
  • Drs BAMBANG SETIAWAN MM (Guru)
    2015-11-21 17:31:57

    Kebenaran itu akan semakin rumit jika ketakbenaran yang dibenarkan............
  • SALMIZAN S.Pd (Guru)
    2015-11-04 18:35:37

    Apa yang Anda pikirkan?
  • HARDIYANTO TRI KUSWINARNO S.P (Guru)
    2015-11-04 12:32:18

    cipari menunggu hujan........

Kegiatan Konferensi PMR Tingkat Jawa Tengah Tahun 2018




Sulistiani siswi SMA Negeri 1 Cipari, ikut ambil bagian dalam Kegiatan Konferensi PMR Tingkat Jawa Tengah Tahun 2018 pada 14 – 16 Agustus 2018. Keikut sertaan Sulistiani dalam acara ini bukan karena secara kebetulan saja melainkan karena Sulistiani adalah ketua forpis kabupaten Cilacap periode 2018/ 2018. Berikut laporan Sulistiani selama mengikuti kegiatan Konferensi PMR Tingkat Jawa Tengah Tahun 2018 pada 14 – 16 Agustus 2018.


Telah dilaksanakan Kegiatan Konferensi PMR Tingkat Jawa Tengah Tahun 2018 pada 14 – 16 Agustus 2018. Dihadiri oleh seluruh Ketua FORPIS yang berasal dari PMI Kab/Kota seluruh Jawa Tengah, dengan rincian Putra : 6 (enam) orang; Putri :29 (dua puluh sembilan); Jumlah :35 (tiga puluh lima) orang, dengan rangkaian acara sebagai berikut :
Pembukaan :
Pembukaan dilaksanakan tanggal 14 agustus 2018 pukul 13.00, dibuka oleh bapak Sarwa Pramana selaku ketua bidang penanggulangan bencana dan relawan. Ada beberapa yang disampaikan oleh bapak sarwa diantaranya bahwa remaja harus memiliki karakter yang positif dan kuat, dan sebagai remaja dan anggota PMR harus selalu bersih, sehat, peduli, kreatif, bisa bekerjasama, bersahabat ceria, dan selalu mengasah kepemimpinan.
Media Sosial :
Materi media sosial ini disampaikan oleh bapak Gunawan Permadi, pengurus bidang relawan PMI Jateng dan juga pimpinan redaksi suara merdeka. Beliau mengingatkan bahwa menggunakan media sosial harus beretika dan sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan media sosial sangat mudah digunakan dan sangat cepat penyebaran informasinya, sehingga kita harus saring informasi yang didapat sebelum sharing atau menyebarkan.
Perkenalan :
Pada sesi perkenalan ini kita dipandu oleh ka alif. Banyak permainan yang digunakan pada sesi perkenalan yang tujuannya untuk memepermudah kita dalam mengingat nama teman kita yang berasal dari 34 kabupaten/ kota.
Dinamika kelompok :
Dalam sesi ini kita masih bersama ka alif, dinamika kelopok ini dibentuk agar kita lebih akrab dengan teman-teman yang ada disini dan dinamika kelopok ini dibagi per karesidenan, yaitu ada karesidedan banyumas, kedu, surakarta, pati, pekalongan,
Managemen PMR/ evaluasi kegiatan di setiap eks karisidenan :
Jadi setelah ka alif membuat kelompok per karesidenan itu kita di suruh memaparkan program kerja forpis dimasing masing daerah dan kendala yang dihadapi di masing-maaing daerah. Pertanyaan tersebut didiskusikan bersama kelompok yang telah dibentuk dan dipresentasikan didepan. Secara umum kebanyakan program kerja kita yaitu sesuai dengan managemen yng ada yaitu seperti perekrutan, pelatihan, kegiatan tribakti, penghargaan dan monitoring. Dan kendala dari kebnayakn daerah yaitu cuaca, waktu, transportasi,dan dana. Banyak kegiatan yang belum ada pada forpis kabupaten cilacap khususnya yaitu kegiaan forpis yang sangat terbatas yang hanya diadakan pertemuan 3 bulan sekali dan program yang belum dilaksanakan agar segera dilaksanakan.
Persiapan pemilihan korda/ penjaringan calon :
Sesi ini masih ditemani ka alif, penjaringan calon korda dilakukan dengan sistem mengirimkan perwakilan dari masing-masing karisidenan, cilacap sendiri masuk dalam karisidenan banyumas. Karisidenan banyumas terdiri dari kabupaten tegal. Banjarnegara, purbalingga, banyumas dan cilacap. Dikarenakan dari karesidenan banyumas terdiri dari 4 kelas 12 dan 1 kelas 11 dan peraturannya adalah calon korda harus kelas 11 maka dari karisidenan banyumas mencalonkan aryani dari banjarnegara.
Kepalangmerahan (EHPI) :
Sesi kepalangmerahan di pandu oleh ka ali masyar selaku staf maraks bidang SDM. Dalam sesi ini kita di beri tau tentang psal pasal HPI dan studi kasus tentang HPI kemudian kasus tersebut melanggar pada pasal apa dan mengapa alasannya. Kemudian untuk selanjutnya yaitu bahwa di masing-masing daerah kabupaten/ kota untuk lebih memperdalam dan belajar HPI bukan hanya sekedar tau jika di HPI hanya ada kovensi janewa.
Jurnalistik Remaja :
Jurnalistik remaja disampaikan oleh ka nasir, ka nasir membahas tentang dokumentasi dan publikasi. Dokumentasi dan publikasi itu dilakukan dengan tujuan untuk menarik masyarakat untuk melihat, karna jika membaca artikel atau sejenisnya masyarakat kadang merasa bosan. Di dalam materi ini kita ditugaskan untuk mengambil foto kegitan yang sifatnya foto dapat berbicara dan masyarakat tau apa yang akan disampaikan oleh si pengambil gambar tersebut. Dan jika mempublikasikan kegiatan sebaiknya tag pmi provinsi, pmi kabupaten, dan palang merah indonesia dengan catatan jika kita mengetag hal hal yang memang baik untuk ditag atau diberitahukan.
Pengurangan Resiko Bencana ( sekolah sungai) :
Pengurangan resiko bencana disampaikan oleh ka Budi Utomo duta sibat indonesia yang berasal dari sibat surakarta (solo). Ka budi menyampaikan bahwa sibat itu the power of comunity, yang menggerakan sibat adalah pmi tapi tidak selalu jika akan mengadakn kegiatan harus menunggu perintah dari pmi, yang artinya kita harus inisiatif untuk mengadakan kegiatan dan pmi mau menyetujui. Seperti yang dilakukan sibat solo yaitu melakukan pelatihan tanggap darurat bencana, penghijauan (menanam akar wangi),sekolah sungai.
Sekolah sungai sendiri diadakan sebab disolo itu rawan banjir, dan sungai-sungai disana sudah tercemar dan memang sebagian masyarakat disolo yang masih menganut kepercayaan bahwa sesuatu yang telah dipakai orang yang sudah meninggal itu harus dibuang. Dan itu sanagat mencemari sungai yang ada.
Dan pesan ka budi sendiri kenali lingkungan didaerah masing-masing untuk melakukan kegiatan yang memang mengarah untuk penanggulangan bencana atau tanggap darurat. Misal di cilacap karena kita bisa berpotensi banyak bencana yang bisa terjadi maka perlu ada kegiatan yang memang mengarah pada penanggulan bencana seperti yang sudah dilakukan yaitu grenbelt. Dan kegiatan yang sudah baik diteruskan dan yang belum berjalan segera dijalankan.
Pemaparan visi misi :
Ada 7 ( tujuh) calon korda yang masing masing berasal dari karesidenan dan tambahan 1 orang yang ingin mencalonkan diri. Yang pertama ada dari kota salatiga yaitu Pandam, yang kedua dari banjarnegara Ariyani, yang ketiga ada dewi dari blora, yang keempat ada Nana dari sragen, yang kelima ada Anindia dari batang, yang keenam ada putri dari dari kabupaten magelang, dan yang terakhir ada afin dari wonogiri.
Masing masing dari mereka memaparkan visi misi kemudian ada sesi tanya jawab dan yang terakhir kita memilih 3 ( tiga) yang layak untuk menjadi calon korda jawa tengah. Hasil akhir dari suara terbanyak 3 (tiga) yang terpilih untuk calon kora ada pandam dari kota salatiga, dewi dari kabupaten blora dan putri dari kabupaten magelang. Yang rencanya akan ada sesi debat dan tanya jawab oleh fasilitator dari markas PMI Jawa Tengah pada hari kamis, 16 agustus 2018.


(laporan Sulistiani - ketua forpis kabupaten Cilacap periode 2018/ 2018)


Berikut foto-foto kegiatan tersebut :










 


 


 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas