• header
  • header
  • alaskapala
  • inkai sman 1 cipari

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 1 CIPARI | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 CIPARI

NPSN : 20300596

Jl.MT.Haryono 04 Cipari Cilacap Telp.0280-6226190


info@sman1cipari.sch.id

TLP : 0265656565


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 190075
Pengunjung : 43534
Hari ini : 27
Hits hari ini : 80
Member Online : 9
IP : 54.225.59.14
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • Drs BAMBANG SETIAWAN MM (Guru)
    2017-05-04 09:05:37

    Semat dan semoga sukses selalu buat anak-anak ku kelas XII SMAN 1 Cipari yang telah selesai menempuh pendidikan di SMA. Semoga semuan...
  • DARTO S.Pd (Guru)
    2017-03-20 14:09:03

    Apa yang Anda pikirkan?
  • JUMI ANAWATI S.Psi (Guru)
    2016-09-01 15:18:00

    1|2
  • JUMI ANAWATI S.Psi (Guru)
    2016-09-01 15:16:10

    1|1
  • HARDIYANTO TRI KUSWINARNO S.P (Guru)
    2016-03-23 12:41:19

    keadilan yang tertunda atau terlupakan?
  • HARDIYANTO TRI KUSWINARNO S.P (Guru)
    2015-12-10 08:40:54

    Prepare buat bikin wadah kreatifitas siswa...
  • Drs BAMBANG SETIAWAN MM (Guru)
    2015-11-21 17:31:57

    Kebenaran itu akan semakin rumit jika ketakbenaran yang dibenarkan............
  • SALMIZAN S.Pd (Guru)
    2015-11-04 18:35:37

    Apa yang Anda pikirkan?
  • HARDIYANTO TRI KUSWINARNO S.P (Guru)
    2015-11-04 12:32:18

    cipari menunggu hujan........

Pengorbanan dan Kedewasaan




Negeri ini lahir karena ada orang-orang yang sudah selesai dengan persoalan dirinya. Mereka adalah para mujahid, pahlawan, yang hidupnya dipenuhi idealisme besar bahwa hidup harus bermanfaat bagi orang lain. Cara yang mereka tempuh memang tak lazim. Bukankah kebanyakan orang lebih nyaman memilih untuk tidak mengusik kemapanan –status qua- yaitu penjajah Belanda saat itu? Namun, mereka –para pahlawan- siapkan tetesan keringat, air mata, dan darah demi tegaknya kebenaran. Itu adalah puncak tertinggi dari sebuah pengorbanan dan wujud matang kedewasaan. Kabar gembiranya adalah terbukanya pintu surga  untuk para suhada, pahlawan pengantar merdeka negeri tercinta.

 

Tak mudah memang untuk bisa seberani dan se-ikhlas mereka. Tapi, apakah pintu pengorbanan  tertutup bagi kita?

 

Bukankah di sekitar kita banyak orang yang berpenghasilan jauh di bawah kesederhanaan, alias sangat kekurangan? Siapa tahu dengan kesungguhan, referensi bacaan dan pengalaman, kita bisa memeras pikiran, kemudian nyumbang ide, sehingga orang-orang yang kekurangan menjadi memiliki pekerjaan. Itu kan juga pengorbanan dan realisasi kedewasaan.

 

Atau, kita bisa mengkordinasi orang, menghimpun infaq banyak pihak, sehingga kita bisa mendirikan lembaga apa saja yang bisa menampung tenaga kerja, mencerdaskan sanak saudara, membantu yang kesusahan? Meski berawal dari yang kecil dan sangat sederhana, kita memulai dan berkarya, bukan sekadar berwacana. Itu juga pengorbanan dan bentuk nyata kedewasaan.

 

Kita juga besa berikhtiar kebaikan lain, meski ini agak berisiko. Mengingatkan pemimpin atau atasan yang keliru dan mengabaikan kebenaran berulang kali. Tentu dengan lembut, santun dan tak mempermalukannya. Adapun jika mengabaikannya, maka kewajiban kita sudah tertunaikan.

 

Dan seandainya itu pun sulit, kita masih bisa berbuat. Membiarkan orang yang baik  dan amanah tampil memimpin, sementara kita membiarkan tak mengusik, itu kan juga pengorbanan. Ide orang lain terperhati dan banyak terekspos, sedangkan Ide dan kebaikan kita tertunda bahkan mungkin diabaikan, namun kita tetap berkarya, itu  juga bentuk pengorbanan dan bukti sederhana kedewasaan.

 

Pengorbanan dan kedewasaan selalu berjalan beriringan.




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :

Pengirim : mr bebe -  [bamb.sty@gmail.com]  Tanggal : 03/09/2017
semoga segera muncul orang 2 besar masa sekarang yang siap menyumbangkan kebaikan dan baktinya untuk keindahan dan kemakmuran negeri ini.... tanpa pamrih... aamiin


   Kembali ke Atas