Waktu Berlalu

Waktu pun berlalu
dari raga lemas, jiwanya hampir lepas
terlahirlah aku
lugu, tak satu pun tahu
Dialah Ibu
Waktu pun berlalu
suara lembut terdengar, mengeja huruf, kata dan makna
kenalkan adab dan bahasa, sampai tak tersisa
kaki kacilinya kemana, aku selalu dibawa
Dialah Ibu
Waktu pun berlalu
garis wajah nyata termakan usia
letih ringkih, tanda senja jelas terbaca
putih rambut bagai tipis kabut, karena beban tak pernah berujung rampung
tulang luluh merapuh
pandangnya sayu
semuanya untukku
Waktu pun berlalu
Dialah Ibu
Sampai saatnya terbujur kaku
tak mampu aku membalasmu
Hanya seuntai doa
Semoga kau beroleh surga
Sidareja, 7 September 2017
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
- Gerakan Sekolah Sehat (GSS) di SMAN 1 Cipari
- KEBUGARAN JASMANI
- TERNYATA, MATEMATIKA ITU TAK MENAKUTKAN
- Belajar Sejarah itu menumbuhkan cinta, cinta peserta didik terhadap tanah air
- Belajar Sejarah itu menumbuhkan cinta, cinta peserta didik terhadap tanah air
Kembali ke Atas






